Wakil Bupati Kabupaten Bireuen Ir. Mukhtar, M.Si, Selasa (18/3) Membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Bireuen Dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Kabupaten (RKPK) Bireuen 2015, Di Aula Lama Sekretariat Daerah Kabupaten Bireuen. Acara Menghadirkan Narasumber Dari Perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Aceh Dr. Ir. Ema Alemina, MP Dan Kepala Bappeda Kabupaten Bireuen Ir. Ibrahim Ahmad, M.Si.
Acara Yang Berlangsung Hingga Sore Hari Itu Ditandai Dengan Penandatanganan Hasil Kesepakatan Musrenbang Antara Pemerintah Kabupaten Bireuen Yang Diwakili Oleh Para Kepala Bidang Perencanaan Bappeda Kabupaten Bireuen Dengan Seluruh Pemangku Kepentingan Perencanaan Pembangunan Di Kabupaten Bireuen.

 

Wakil Bupati Bireuen Ir. Mukhtar, M.Si, Mengatakan Fokus Pencapaian 2015 Menjadi Sangat Fundamental Dalam Upaya Memaksimalkan Pencapaian Target-Target, Dan Pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah ( RPJM ) Kabupaten Bireuen 2012-2017. Karena Itu proses penjaringan aspirasi yang dimulai dari Bawah ini dilakukan agar kegiatan pembangunan yang akan kita lakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, tepat sasaran, dan menjawab permasalahan masyarakat. oleh karenanya beliau juga sering menyampaikan pada berbagai kesempatan bahwa musrenbang ini bukanlah kegiatan serimonial guna menghabiskan anggaran tapi musrenbang sebagaimana diamanatkan dalam uu no 25 tahun 2004 merupakan proses penjaringan aspirasi yang harus dilakukan dari tingkat gampong, kecamatan, kabupaten sampai ke provinsi.

 

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa permasalahan dan tantangan pembangunan yang masih dihadapi saat ini di Kabupaten hendaknya menjadi pertimbangan terhadap kegiatan tahun depan. isu-isu strategis yang harus diatasi secara sungguh-sungguh oleh pemerintah dan seluruh komponen masyarakat kabupaten bireuen dalam periode 2012-2017 yakni ; (1). optimalisasi pelaksanaan syariat islam;      (2). masih perlunya perwujudan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa; (3). masih terjadinya disparitas kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan; (4). belum memadainya ketersediaan infrastruktur wilayah; (5). pemanfaatan sumberdaya ekonomi lokal yang belum optimal; dan (6). kerentanan keberlanjutan perdamaian.

Disisi lain Wakil Bupati Bireuen menyampaikan kegembiraannya juga bahwa berdasarkan evaluasi terhadap capaian hasil pembangunan kabupaten bireuen, indeks pendidikan, angka partisipasi sekolah, indeks kesehatan dan indeks daya beli menunjukkan trend meningkat. Namu sekali lagi beliau mengingatkan bahwa capaian tersebut tidaklah menjadi suatu ukuran permanen. hal penting lainnya adalah bukti-bukti fisik maupun non fisik pembangunan daerah yang telah banyak dinikmati oleh masyarakat yang merupakan hasil kerja sama semua pihak. namun kita sadari pula bahwa hasil tersebut bukan sebuah titik akhir, melainkan suatu langkah awal menuju masa depan yang lebih gemilang.

Kepala Bappeda Kabupaten Bireuen, Ir. Ibrahim Ahmad, M. Si dalam laporan dan arahan menyampaikan musrenbang kabupaten bireuen ini mengambil tema melalui Musrenbang RKPK 2014 kita sinergiskan perencanaan pembangunan Kabupaten Bireuen tahun 2015 bertujuan antara lain :

  1. mendapatkan masukan akhir untuk penyempurnaan RKPK bireuen yang dirinci berdasarkan kegiatan prioritas, pagu dana menurut fungsi skpk dan informasi mengenai kegiatan yang akan dijadikan sebagai dasar menentukan kebijakan anggaran tahun 2015;
  2. mensikronkan agenda dan program prioritas pembangunan nasional yang tertuang dalam rancangan RKP dengan rencana kegiatan Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Bireuen yang memerlukan dukungan pendanaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan dan dana perimbangan; dan
  3. merupakan media konsultasi publik bagi segenap pemangku kepentingan daerah untuk menetapkan program dan kegiatan serta rekomendasi kebijakan untuk mendukung implementasi kegiatan tahun 2015;

lebih lanjut disampaikan oleh Kepala Bappeda bahwa sebagai bagian dari mekanisme perencanaan dan penganggaran tahunan, Bappeda bersama seluruh SKPK terkait, Kecamatan dan seluruh Gampong, akan terus berupaya meningkatkan kualitas, efektifitas, dan efisiensi penyelenggaraan musrenbang dan forum SKPK. Jika pada tahun sebelumnya, musrenbang kabupaten masih membahas sinkronisasi antara usulan program/kegiatan kecamatan dan SKPK, maka pada tahun ini sinkronisasi telah tuntas pada Forum SKPK yang telah dilaksanakan pada tanggal 11 sampai dengan 12 Maret 2014 atau minggu yang telah lalu. Oleh sebab itu, Musrenbang Kabupaten yang biasanya dilaksanakan selama 2 hari, pada tahun ini direncanakan dapat dilaksanakan 1 hari saja, untuk sinkronisasi akhir antara Kecamatan, SKPK, DPRK, SKPA, Instansi Vertikal, dan seluruh komponen perwakilan delegasi masyarakat yang berhadir.

Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan pembahasan kelompok yang akan fokus pada penyepakatan prioritas pembangunan daerah. Sidang kelompok terbagi dalam 3 kelompok, yaitu Kelompok Sosial Budaya dan Sumber Daya Manusia yang membahas prioritas pembangunan daerah tahun 2015 terkait dengan Peningkatan Kualitas Pelayanan Dasar Kepada Masyarakat, Peningkatan Efektivitas Penanggulangan Kemiskinan, Peningkatan Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintahan, Peningkatan Peran Pemuda, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Pelestarian Kearifan dan Budaya Lokal. Kelompok Sarana dan Prasarana membahas prioritas pembangunan daerah tahun 2015 yang terkait dengan Peningkatan Kualitas Infrastruktur Lingkungan dan Infrastruktur Daerah, Penguatan Daya Dukung Lingkungan Hidup, serta Penumbuhan Kawasan Strategis Dan Cepat Tumbuh. Kelompok Ekonomi dan Ketenagakerjaan membahas prioritas pembangunan daerah tahun 2015 yang terkait dengan Penguatan Ketahanan Pangan serta Peningkatan Peran Koperasi dan UMKM. Hasil musrenbang kabupaten dituangkan dalam Berita Acara Musrenbang dan menjadi bahan penyempurnaan atas rancangan RKP Kabupaten Bireuen Tahun 2015.